Jembatan Kali Kuto Sifatnya Masih Fungsional

SEMARANG (Asatu.id) – Deputi Bidang Usaha Konstruksi dan Sarana dan Prasarana Perhubungan Kementerian BUMN, Ahmad Bambang mengatakan terkait jembatan Kali Kuto saat ini sudah bisa dilalui namun sifatnya masih fungsional.

“Jembatan Kali Kuto ini memiliki bobot seberat 2.400 ton dengan material baja yang dirakit di tiga tempat berbeda yakni di Serang, Tangerang, dan Pasuruan,” ujarnya

Panjang bagian utama Jembatan Kali kuto yaitu 100 meter, dengan dua jembatan di sampingnya masing-masing berukuran 30 meter.

Pemasangan Jembatan Kali Kuto setiap bagiannya juga dilakukan secara bertahap mulai dari segmen 1 hingga segmen ke-12.

Ahmad Bambang menambahkan Kali Kuto merupakan jembatan pertama di Indonesia yang strukturnya dirakit pada lokasi pemasangan dan dibangun dengan teknik yang hampir sama dengan Jembatan Holtekamp di Papua.

“Jembatan ini terdiri dari 6 jalur, tiga jalur di arah kiri dan tiga jalur di arah kanan. Sedangkan pada bagian pinggir jembatan akan diberi tali penyangga dari kawat besar,” pungkasnya.

20

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *