Mremo Tak Masalah Asal Sewajarnya

SEMARANG (Asatu.id) – Kepala Bidang Destinasi Wisata Disporapar, Prambudi, mengatakan, Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Jawa Tengah terus mengimbau para pedagang dan tukang parkir di tempat wisata agar memasang tarif yang tidak memberatkan pengunjung.

“Kami juga telah berkoordinasi dengan pemda di 35 Kota/Kabupaten agar dapat mengatur para pedagang kuliner dan tak lupa para petugas retribusi parkir terkait tarifnya,” ujarnya, Senin (18/6).

Prambudi menerangkan, keberadaan tarif harga yang tidak masuk akal di objek wisata nantinya malah akan merugikan para pedagang sendiri. Dimana itu membuat para wisatawan bakal merasa tidak nyaman.

“Mremo (cari untung), tak masalah, yang penting harganya wajar. Jangan malah kebangetan mremo-nya,” imbuhnya.

Namun demikian, ia turut mengimbau para wisatawan agar tak segan untuk melapor jika mendapati tarif tak wajar pada dua hal tadi. “Kami pasti akan berikan sanksi kalau nyata ada oknum pedagang yang bermain-main,” tukasnya. (is)

 

 

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *