Pusat Oleh-oleh Khas Jalan Pandanaran Dipenuhi Pemudik

SEMARANG (Asatu.id) – Pusat oleh-oleh khas Semarang di Jalan Pandanaran sejak H+1 sudah dipenuhi ratasan orang. Di samping warga Semarang sendiri, kebanyakan mereka adalah para pemudik yang kebetulan lewat atau punya keluarga Kota Atlas ini. Hal itu tampak dari kendaraan yang berhenti dengan plat nomor luar kota, bahkan luar provinsi dan luar Jawa.

Sejak pagi hari sekitar pukul 08.00 WIB, deretan toko oleh-oleh itu sudah buka dan menjajakan daganganya. Jajanan khas seperti wingko babat, moachi, lumpia, atau bandeng presto sangat laris dibeli sebagai oleh-oleh.

Beberapa pemilil toko menyediakan sampel produk untuk dicicipi calon pembeli. Wingko babat dengan beragam rasa juga disediakan, seperti rasa nangka, durian, kelapa dan original.

Keramaian pengunjung di pusat oleh-oleh khas itu diprediksi akan semakin ramai sampai Selasa (19/6) mendatang, atau sebelum para pemudik kembali ke tempat tinggal masing-masing dan masuk kerja pada Kamis (21/6) mendatang.

Di samping menambah jumlah produknya, beberapa pemilik toko juga mengaku menambah jumlah pelayan atau pramuniaga. Hal itu dilakukan sebagai antisipasi bertambahnya pengunjung.

“Liburan tahun ini waktunya lebih panjang, sehingga jumlah pengunjung pun pasti lebih banyak. Kami mengantisipasi dengan menambah jumlah produksi dan pelayan,” tutur Candra Guntur, KepalaToko Bandeng Elrina.

10

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan