Mudik, Nuzulul Melahirkan dalam Kereta Api

SEMARANG (Asatu.id) – Kereta Api Kertajaya Lebaran Relasi Pasar Senan – Surabaya Pasar Turi menjadi saksi kelahiran puteri kedua pasangan Jamil (31) dan Nuzulul Hikmah (23), warga Desa Komis, Kabupaten Sampang Madura.

Hal itu karena dalam perjalannya Nuzulul Hikmah yang ditemani suaminya Jamil, merasakan kontraksi kehamilannya saat KA hendak melintasi daerah Kaliwungu. Dan Nuzulul pun akhirnya melahirkan puteri cantiknya di dalam kereta.

Dengan sigap Jamil pun melaporkan kepada petugas, kemudian mengumumkan kepada penumpang lainnya apakah ada tenaga kesehatan.

“Untunglah di dalam KA tersebut ada tenaga kesehatan, yakni bidan yang membantu persalinan,” kata Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Suprapto, Minggu (17/6).

Petugas dari PT KAI pun langsung membantu proses kelahiran bayi tersebut. Dalam proses kelahiran, peralatan seadanya, tempat duduk penumpang langsung disulap sebagai ruangan melahirkan dan hanya ditutupi secarik kain.

Tak berselang lama, Nuzulul Hikmah berhasil melahirkan bayi perempuan dengan normal sekitar pukul 15.20.

Suprapto menambahkan, persalinan berjalan selamat baik ibu dan bayinya selamat. “Sampai di Stasiun Tawang, keduanya langsung dievakuasi ke RS Panti Wilasa Dr Cipto Semarang,” imbuhnya.

Dirinya pun sempat menyempatkan diri untuk menjenguk pasangan bahagia tersebut. Rencananya, pihak PT KAI daop 4 Semarang akan membantu, perjalanan selanjutnya keluarga tersebut ke Surabaya. “Setelah memungkinkan katanya mau lanjut mudik ke Madura, rencananya besok pagi,” ucapnya.

Jamil mengaku senang dengam kalahiran putri keduanya. Pihaknya mengaku berterimakasih dengan kesigapan crew dari PT KAI yang langsung memberikan bantuan kepada istri tercintanya.

“Saya berterimakasi. Rencananya bayi akan kami beri nama Faridatul Jamilah,” tukasnya. (is)

 

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *