Hari Raya Idul Fitri, Bundaran Simpang Lima Lengang

SEMARANG (Asatu.id) – Hari raya Idul Fitri 1439 Hijriah jatuh pada hari Jumat (15/6). Beberapa jalan protokol di Kota Semarang nampak tidak seperti hari biasanya. Jalanan terlihat lenggang dan sepi.

Seperti halnya di Simpang Lima, yang menjadi pusat Kota di Kota Semarang, jalanan sebelumnya ramai dipenuhi kendaraan, baik roda dua maupun roda empat yang memadati saat arus mudik, sekarang ini sudah nampak berbeda.

Volume kendaraan terlihat sedikit. Laju lalu lintas yang sebelumnya padat merayap, di hari H Lebaran 2018 terbilang sepi. Lalu lalalang kendaraan terpantau lancar.

Puncak arus mudik di kawasan bundaran Simpang Lima juga sebelumnya terpantau lancar. Volume kendaraan yang meningkat telah diwaspadai dan rekayasa lalu lintas dari pihak kepolisian juga diberlakukan untuk kelancaran arus mudik tahun ini.

Sebelumnya, Kapolda Jateng Condro Kirono  memperkirakan, para pemudik akan  kembali usai berlebaran di kampung halamannya dan arus balik akan terjadi mulai Senin (18/6) hingga Rabu (20/6).

“Perkirakan waktu tiga hari tersebut cukup panjang bagi pemudik yang akan balik ke tempatnya bekerja. Untuk sementara, lanjut dia, tol fungsional akan dibuka mulai 18 hingga 20 Juni,” ujarnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *