Warga NU Harus Berpegang pada Semangat Khittah 1926

SEMARANG (Asatu.id) – Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah, KH Abu Hapsin, mengingatkan semua warga NU untuk tetap berpegang pada semangat Khittah 1926 dalam menjalankan roda organisasi.

“Saya mengingatkan sekaligus mengajak seluruh warga NU untuk bergandeng tangan mengawal, membesarkan dan menjalankan roda organisasi yang berdiri tahun 1926 ini. Sebab semangat khittah 1926 itulah alat perjuangan kita,” katanya.

Imbauan KH Abu Hapsin disampaikan dalam kaitannya menjelang digelarnya Konferensi Wilayah NU tanggal 7 Juli 2018 mendatang.

Konferensi Wilayah (Konferwil) XV akan digelar Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah di Pondok Pesantren Miftahul Huda, Gubug, Kabupaten Grobogan.

“Konferwil tidak sekadar soal siapa yang akan memimpin NU. Konferwil harus bisa menjadi momentum konsolidasi organisasi dalam menjalankan sekaligus mengevaluasi program yang sudah duputuskan. Program yang baik harus dipertahankan, dan yang masih kurang diupayakan perbaikan dan solusinya,” ujarnya.

Abu berharap, sebagai organisasi yang besar dan motor penguatan nilai-nilai kebangsaan, ke depan NU  tetap istiqomah, menunjukkan keberpihakan pada mereka yang lemah tidak memihak pada satu kepentingan. (is)

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *