Napi Teroris Dipastikan Tak Terima Remisi

SEMARANG (Asatu.id) – Narapidana kasus terorisme penghuni Lapas Klas IA Kedungpane, Ngaliyan, Semarang dipastikan tidak akan mendapat masa potongan tahanan (remisi) pada momentum Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriyah.

Humas Lapas Kedungpane Semarang Fajar Sodiq, mengatakan keempat narapidana yang tidak mendapat remisi Lebaran itu yakni, Arif Arih Basuki, Tony Anggara, Rohadi serta seorang napiter pindahan dari Lapas Pekalongan yang bernama Rudiyanto.

“Ini karena mereka masih menolak kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Mereka juga menolak tawaran justice collaborator, dan sikap mereka juga masih menentang konsep NKRI,” ujarnya, Kamis (14/6).

Selain itu, menurutnya masih ada dua napiter lainnya yang tidak mendapat remisi. Yakni tahanan kasus Bom Bali I yang divonis penjara seumur hidup oleh pengadilan.

“Disamping itu, saat ini kami sedang menyusun nama-nama narapidana yang akan diajukan mendapat remisi kepada Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham). Persetujuan remisi akan diteken Kemenkumham tepat saat perayaan Idul Fitri 1439 Hijriyah atau Jumat (15/6) besok,” imbuhnya. (is)

 

 

12

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan