Muhammadiyah Tentukan Idul Fitri Jumat Esok, 15 Juni 2018

SEMARANG (Asatu.id) – Pimpinan Pusat Muhammadiyah menentukan Hari Raya Idul Fitri pada hari Jumat esok (15/6). Pernyataan tersebut dikeluarkan oleh Pengurus Pusat Muhammadiyah melalui pernyataan pers dengan nomor NOMOR 74/PER/I.0/E/2018.

Menurut pernyataan pers tersebut, Idul Fitri 1439 H jatuh pada hari Jumat Legi 15 Juni 2018 M. Berdasarkan hisab hakiki wujudul hilal, Ijtimak jelang Syawal 1439 H terjadi pada hari Kamis Kliwon14 Juni 2018 pukul 02:45:53 WIB. Tinggi bulan pada saat terbenam Matahari di Yogyakarta (f= -07°48¢ LS dan l= 110°21¢BT)= +07°35’20” (Hilal sudah wujud).

Untuk itu, Umat Islam hendaknya melaksanakan ibadah sesuai sunnah Nabi Muhammad antara lain membayar zakat fitrah, memperbanyak membaca takbir, dan menunaikan shalat Idul Fitri.

Diutamakan mengumandangkan takbir di masjid atau mushalla dengan pengeras suara yang bagus sebagai syiar Islam dengan tetap memperhatikan kenyamanan lingkungan dan menghormati masyarakat yang berbeda-beda keyakinan. Apabila melaksanakan takbir keliling hendaknya senantiasa dilakukan dengan baik, mematuhi aturan lalu lintas, menjaga ketertiban umum, dan berkoordinasi dengan kepolisian dan aparatur pemerintah yang terkait.

Segenap umat Muslim hendaknya menjadikan puasa dan ibadah Ramadhan serta Idul Fitri sebagai wahana untuk semakin meningkatkan kualitas iman dan taqwa, memperbanyak amal shaleh, memperluas ilmu pengetahuan, serta mengembangkan sikap dan tindakan yang berakhlak mulia.

Selain itu, para khatib dan muballigh hendaknya tidak menjadikan khutbah dan ceramah sebagai ajang kampanye dan propaganda politik praktis serta tidak menyampaikan materi yang berpotensi menimbulkan kontroversi dan disharmoni sosial, politik, dan agama baik intern maupun antar umat beragama.

Di sisi lain, melalui pernyatan pers tersebut, PP Muhammadiyah juga mengimbau masyarakat untuk cerdas, dewasa, dan berkeadaban dalam menggunakan media sosial.

“Gunakan media sosial sebagai ajang silaturahim, peduli dan berbagi, dan mengembangkan pengetahuan, seraya jauhi hal-hal yang menyebabkan kebencian,dusta, dan permusuhan agar kehidupan di masyarakat tetap terjaga dengan damai dan rukun,” tulis pers rilis tersebut.

 

19

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan