Tambahan Hari Pelayanan Pembayaran Pajak untuk Kejar Target

SEMARANG (Asatu.id) – Dibukanya pelayanan kepada masyarakat oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang saat cuti Lebaran, ternyata memiliki beberapa tujuan. Di samping memberi pelayanan kepada masyarakat yang ingin melakukan kewajiban membayar pajak, juga mengejar target pendapatan bulanan.

Kepala Bapenda Kota Semarang, Yudi Mardiana mengatakan, pihaknya menambah hari layanan pembayaran pajak dan retribusi daerah pada Senin dan Selasa. Sementara kalangan pegawai negeri sipil (PNS) Pemkot Semarang lainnya sudah cuti Lebaran. Pelayanan dibuka mulai pukul 08.00-13.00 WIB.

“Tambahan hari pelayanan itu sesuai permintaan dan masukan wajib pajak, sehingga memberikan kesempatan kepada mereka untuk membayar pajak dan retribusi agar tidak terkena denda,” kata Yudi.

Beberapa warga atau wajib pajak pun memanfaatkan tambahan hari pelayanan. Sebab jika tidak membayar sesuai batas maksimal yang tertera, maka mereka akan dikenakan denda dua persen dari yotal tagihan.

“Denda yang dikenakan kepada wajib pajak jika terlambat membayar tiap bulannya yaitu dua persen dari total tagihan. Jumlah tersebut terbilang kecil jika nilai pajak yang disetor juga kecil. Tapi kalau nilai pajaknya besar sampai miliaran, tentu dendanya juga besar. Karena itu kami beri kesempatan mereka bisa membayar meski layanan kantor sudah libur Lebaran,” paparnya.

Yudi menambahkan bahwa penambahan hari layanan ini dimaksudkan untuk mengejar target penerimaan pajak tiap bulannya. Pembayaran pajak biasanya dilakukan di awal bulan maksimal tanggal 10 tiap bulannya.

10

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan