PSIS Berusaha Bangkit Usai Libur Lebaran

SEMARANG (Asatu.id) – PSIS berusaha bangkit setelah libur lebaran. Dari 13 laga yang telah dimainkan, anak asuh Vincenzo Alberto Annese menjadi bulan-bulanan rivalnya dan saat ini menduduki posisi juru kunci.

General Manajer PSIS, Wahyu Winarto mengatakan buruknya penyelesaian akhir menjadi penyebab Laskar Mahesa Jenar berada di dasar klasemen sementara, Rabu (13/6).

“Kendalanya di penyelsaian akhir sehingga sulit meraih kemenangan. Kami harus tampil lebih baik lagi setelah libur Lebaran,” katanya.

Ia menambahkan, poin penuh sangat dibutuhkan untuk mendapatkan hasil yang ditargetkan manajemen di akhir musim.

“Kami butuh poin penuh di sisa laga, artinya anak-anak harus bermain lebih baik lagi saat laga kandang maupun tandang,” tambah Liluk.

Di sisi lain, sambungnya, manajemen tetap optimis mampu meraih hasil akhir sesuai target yang ditetapkan.

“Kami optimis mampu meraih hasil sesuai target. Sisa pertandingan masih banyak, masih ada waktu dan kesempatan untuk berbenah,” pungkasnya. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *