Jelang Lebaran, Kebutuhan Daging Sapi Cukup

SEMARANG (Asatu.id) – Kebutuhan daging sapi di Kota Semarang setiap harinya mencapai 10 ton hingga 12 ton. Dalam beberapa hari ke depan, jumlah itu diprediksi akan meningkat sehubungan dengan kebutuhan masyarakat, khususnya yang merayakan Lebaran.

Untuk mengetahui kualitas daging di pasaran, Dinas Pertanian Kota Semarang juga melakukan sidak sekaligus pemeriksaan dan pemantauan di lapangan. Bahkan akhir pekan kemarin, Kepala Dinas Pertanian Kota Semarang, Rusdiana, mendampingi Sekda Kota Semarang Agus Riyanto melakukan sidak dan pemeriksaan daging-daging sapi di Klinik Hewan yang ada di Jalan Slamet Riyadi dan Rumah Potongan Hewan (RPH) di belakang Pasar Barito Baru, Penggaron.

Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui kualitas daging sapi yang dikirim ke Kota Semarang dari beberapa daerah, antara lain Boyolali, Ungaran, Grobogan, dan Salatiga.

Dari sidak itu diperkirakan jumlah daging untuk kebutuhan masyarakat masih mencukupi dan terjangkau. Sedang tujuan pemantauan lapangan untuk mengetahui kualitas daging yang beredar.

”Dari sidak dan pantauan lapangan, stok daging di Kota Semarang diketahui masih mencukupi. Begitu juga dengan harga daging sapi terpantau stabil. Sebelum didistribusikan ke pasar-pasar dan dikonsumsi warga Semarang, daging-daging itu harus diketahui kualitasnya terlebih dahulu. Hanya daging yang benar-benar sehat yang boleh diperjualbelikan,” kata Sekda Kota Semarang, Agus Riyanto, di sela-sela sidak dan pemeriksaan daging.

Dengan keadaan daging sapi yang tercukupi, berarti permintaan pasar pun bisa dipenuhi. Dari kondisi itu diharapkan harga di pasaran tidak akan mengalami kenaikan. (is)

 

 

38

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan