Nur Aisyah, Pilih Wirausaha Dibanding Jadi Pegawai

Nur Aisyah

SEMARANG (Asatu.id) – Bagi sebagian besar wanita, bekerja menjadi karyawan perbankan atau menjadi foto model merupakan suatu profesi idaman.

Berbeda dengan Nur Aisyah, mamah muda beranak satu ini justru memilih profesi yang identik dengan laki-laki, yaitu sebagai wiraswasta di bidang farmasi.

Tak mudah, menjadi seorang ibu sekaligus seorang boss yang harus mengelola usaha dengan berbagai macam kesuitan-kesulitannya.

Dengan dukungan dari suami dan orang tuanya, usaha yang mulai dirintis sejak tahun 2014 dapat berkembang hingga saat ini dan mampu mempekerjakan enam karyawan.

“Awalnya saya tak ada niat untuk jadi wiraswasta, berbekal pengalaman kerja saya sebagai karyawan saya mencoba untuk merintis usaha sendiri,” katanya kepada Asatu.id, Jumat (8/6).

Ia menambahkan, berbekal ilmunya di bidang farmasi, dirinya dapat mengembangkan usahanya di bidang kecantikan.

“Saya merintis usaha lainnya, di bidang perwatan kecantikan. Di mana saya melayani klient dengan sistem jemput bola, yaitu mendatangi langsung ke rumah klient tersebut,” tambahnya.

Di sisi lain, sambungnya, menanggapi maraknya isu tentang obat dan kosmetik ilegal yang menyebar di wilayah Semarang, dirinya mengimbau masyarakat untuk waspada.

“Penjual obat dan kosmetik itu kan tidak sembarangan, harus ada ijin khusus. Jadi masyarakat harus beli obat ke apotek, jangan beli di toko sembarangan terlebih di toko kelontong dan jangan malu untuk bertanya pada apoteker mengenai dosis serta cara penggunaan,” pungkasnya.

100

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan