Menhub: Bandara Jenderal Ahmad Yani Karya Anak Bangsa

SEMARANG (Asatu.id) – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengaku bangga dengan Terminal Baru Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang.

Hal ini dikatakan dalam sambutannya saat peresmian terminal baru Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo baru-baru ini.

“Bandara ini membanggakan karena merupakan karya anak bangsa, masyarakat Jateng mendapat hadiah dari Bapak Presiden,” ujarnya.

Budi menyampaikan, terminal baru tersebut memiliki apron yang bisa digunakan untuk parkir 12 pesawat, baik ukuran narrow body maupun Airbus. Apron baru memiliki luasan parkir pesawat hingga 7,2 hektare.

Luas keseluruhan terminal baru, lanjut dia, mencapai 58 ribu meter persegi dan mampu menampung 6,9 juta penumpang per tahun. Artinya, luas bandara ini sembilan kali lipat luasnya dari bandara sebelumnya.

“Penerbangan di Bandara Ahmad Yanimeningkat hingga 9,35 persen sejak 2011 hingga 2017. Data yang dihimpun menyebutkan bandara tersebut pada 2011 memiliki 22.800 penerbangan, dan tahun 2017 jumlah itu naik menjadi 38.600 penerbangan,”tukasnya

Terminal Baru Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang dibangun oleh PT Angkasa Pura I (Persero) dengan nilai investasi sebesar Rp2,2 triliun dan merupakan bandara di atas air (floating) yang pertama di Indonesia.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *