PSIS Akhiri Rentetan Hasil Buruk

SEMARANG (Asatu.id) – PSIS akhirnya mampu mengakhiri rentetan hasil buruk setelah pada pertandingan sebelumnya dikalahkan Arema FC. Ditantang Borneo FC pada pekan ke-13 lanjutan Liga 1 di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Laskar Mahesa Jenar mampu meraih tiga poin penuh dengan skor tipis 1-0, Rabu malam (6/6).

Hari Nur Yulianto menjadi penentu kemenangan Mahesa Jenar berkat gol tunggalnya pada pertandingan tersebut. Sebelum gol tercipta, tim tamu sebenarnya hampir saja memecah kebuntuan pada menit ke-14. Usai menerima umpan kiriman Marlon Da Silva, Lerby Eliandry menusuk ke kotak penalti dan melepaskan tendangan keras. Bola hanya melambung dan menghasilkan tendangan gawang untuk kubu lawan.

Tak mau ketinggalan, PSIS langsung merespon dengan peluang matang di menit ke-23. Berawal dari aksi menusuk di sayap kiri, Bruno Silva mengirimkan umpan cutback ke kotak penalti yang disambar Hari Nur Yulianto dengan sepakan keras, namun laju bola dapat ditepis Nadeo Argawinata. Permainan apik kiper Borneo FC, Nadeo menyebabkan rebound yang menghasilkan peluang lanjutan, namun penyelesaian Ibrahim Conteh tak maksimal. Bola hasil sepakannya melambung tinggi di atas mistar.

Gol yang ditunggu-tunggu akhirnya datang pada menit ke-33. Berawal dari aksi individu Bruno Silva yang meyulitkan pertahanan Borneo FC, bola gagal diantisipasi para pemain Pesut Etam dan justru menghasilkan bola liar di depan gawang. Hari Nur Yulianto yang bebas dari pengawalan lantas menyambar si kulit bundar dengan sepakan keras yang mengecoh Nadeo. Gol tercipta dan skor berubah menjadi 1-0.

Di akhir babak pertama, Borneo FC mendapat momentum menyamakan kedudukan. Memaksimalkan ruang tembak yang ada, Julien Faubert mengirimkan sepakan kaki kanan. Bola hasil tendangan eks pemain West Ham United itu melambung saja di atas sasaran. Hingga peluit panjang akhir babak pertama, skor 1-0 menutup babak pertama.

Sama-sama mengincar poin penuh untuk meningkatkan posisi di tabel klasemen Liga, pertandingan berjalan dengan tensi tinggi. Delapan menit paruh kedua berlangsung, PSIS hampir saja menggandakan keunggulan. Beruntung bagi tim tamu karena bola hasil eksekusi tendangan bebas pemain Mahesa Jenar yang sudah melewati celah di pagar hidup hanya menyamping di kanan gawang. Skor tetap 1-0.

Borneo FC terus menyerang dan mendapat peluang di menit ke-61. Umpan lambung Julien Faubert dituntaskan Lerby Eliandry dengan sebuah sundulan dari dalam kotak penalti. Bola hasil tandukan Lerby melaju kelewat lemah dan mudah saja untuk ditangkap Jandia.

Empat menit berselang, giliran kiper Borneo FC, Nadeo Argawinata yang memamerkan skillnya. Ia memblok bola dengan apik hasil sepakan keras Bruno Silva dari sektor kiri kotak penalti.

10 Menit jelang laga usai, lagi-lagi Nadeo melakukan penyelamatan gemilang. Kali ini bola hasil sepakan keras Hari Nur Yulianto yang mengarah ke sudut kanan atas dihalau sang penjaga gawang dengan aksi melompat sambil menjangkau dengan tangan kiri.

Sayangnya, penampilan apik Nadeo tak diimbangi dengan keberhasilan lini depan Borneo FC untuk menghasilkan gol penyama kedudukan. Petaka justru datang di kubu tim tamu pada akhir babak kedua, pelanggaran yang dilakukan pemain belakang Leonard Tumpamahu berbuah kartu kuning kedua. Bermain dengan 10 pemain tak dapat dimanfaatkan PSIS, skor 1-0 menutup laga pekan ke-13 kontra Borneo FC. (is)

 

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *