Kota Semarang Jadi Pos Terpadu Terbaik, Ini Pesan Kapolrestabes

SEMARANG (Asatu.id) – Kapolrestabes Semarang, Kombes Abiyoso Seno Aji mengaku, tahun ini Kota Semarang didapuk menjadi pos terpadu terbaik. Pos tersebut dipusatkan di daerah Manyaran, atau tepatnya di pintu tol Krapyak.

“Tahun lalu Brebes pos terpadu terbaik, tapi tahun ini kota kita tercinta, Semarang. Dipusatkan di pintu tol Krapyak, Manyaran,” katanya, Kamis (7/6).

Kapolrestabes juga mengimbau masyarakat agar selalu menjaga iklim kondusif sekaligus mengantisipasi aksi tindak kriminal khususnya pembobolan rumah di saat Lebaran tiba.

“Ketika masyarakat akan meninggalkan rumahnya untuk mudik, semua harus dicek keamanannya. Pertama cek kelistrikan, aliran air, telepon, kompor, lalu kunci rumah dengan rapat. Setelah itu laporkan ketua RT dan RW, atau tetangga sebelah, sampaikan rumah akan ditinggal dalam waktu sekian lama, minta tolong ikut diawasi dan diamankan,” pesan Abiyoso.

Untuk mengantisipasi munculnya tindak kriminal sekaligus menjamin rasa aman masyarakat dalam berlebaran, Polrestabes Semarang menggelar operasi Ketupat Candi 2018 sebagai bentuk pengamanan di hari raya Idul Fitri.

Sebelum pelaksanaan operasi yang dimulai Kamis (7/6) ini, sehari sebelumnya digelar apel yang diikuti anggota Polri, TNI dan elemen masyarakat yang ikut melakukan pengamanan.

Dalam pengarahannya, Kapolrestabes mengatakan, di tahun ini ada 19 pos didirikan, yang meliputi pos penjagaan dan pos pelayanan. Pengamanan tahun ini juga masih sama dengan tahun-tahun sebelumnya, yang melibatkan seluruh instansi terkait.

“Tidak hanya dilakukan oleh Polri sendiri, tapi melibatkan kawan-kawan TNI, dinas pemadam kebakaran, Basarnas, Bina Marga, Jasa Marga, semua instansi terkait dilibatkan,” katanya. (is)

12

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan