Jadi Titik Kemacetan, Jrakah-Mangkang Diberlakukan Contraflow

SEMARANG (Asatu.id) – Kota Semarang siap menyambut kedatangan pemudik dengan berbagai persiapan, termasuk berupaya mengantisipasi kemacetan.

Beberapa ruas jalan menjadi perhatian khusus karena sering menjadi titik kemacetan. Salah satunya ruas jalan Mangkang – Jrakah.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang, M Khadik menegaskan, untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas mulai Mangkang sampai Jrakah, pihaknya akan menerapkan atau memberlakukan contraflow.

Contraflow akan kami berlakukan jika arus kendaraan memang benar-benar padat. Kami juga akan melakukan penutupan perlintasan di jalanan untuk mengurangi hambatan,” katanya.

Perberlakuan rekayasa lalu lintas berupa contraflow itu, menurut Khadik, merupakan hasil koordinasi antara Dinas Perhubungan dan Polrestabes Semarang. Perberlakuan contraflow dilakukan dari Mangkang sampai Jrakah karena ruas jalan tersebut selalu menjadi titik kemacetan, khususnya saat jam berangkat dan pulang kerja.

Khadik menambahkan, jika nantinya masih terdapat kemacetan, Walikota Hendrar Prihadi menyarankan agar contraflow diperpanjang dan diberlakukan sampai flyover Kalibanteng.

“Selain perberlakuan contraflow kami juga sudah mempersiapkan sejumlah jalur alternatif yang nantinya dapat digunakan untuk mengurai kepadatan arus, termasuk pemasangan rambu-rambu dan papan penunjuk arahnya,” tutur Khadik. (is)

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *