Pangdam IV/Diponegoro: Puasa Ramadan Sarana Bentuk Jiwa Tangguh dan Belajar Kendalikan Diri

SEMARANG (Asatu.id) – Esensi terpenting bagi umat muslim dalam bulan Ramadan ini adalah membentuk  jiwa yang tangguh, sekaligus menjadikan sarana untuk belajar mengendalikan diri.

Puasa yang kita lakukan hendaknya senantiasa didasari keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT secara tulus dan ikhlas.

Demikian sambutan tertulis Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Wuryanto SSos MSi yang dibacakan Aspers Kasdam IV/Diponegoro Kolonel Inf Gatot Heru Buana SH saat menjadi tuan rumah Tarweh Keliling (Tarling) Badan Amalan Islam (BAI) putaran ke-17, Kodam IV/Diponegoro, Selasa (5/6).

Pangdam menilai ibadah puasa sangat bermanfaat dalam membangun prajurit yang bermental tangguh, karena sebulan jiwa dan raga mereka digembleng untuk menjadi manusia unggul.

“Ramadan ini sebagai momentum untuk mawas diri, sekaligus melakukan introspeksi diri. Sejauh mana kita telah melaksanakan ajaran agama dengan benar dan sudahkan pengamalan nilai-nilai luhur agama Islam dalam kehidupan sehari-hari telah diaktualisasikan,” paparnya.

Pada  Tarling ini bertajuk “Dengan Hikmah Puasa Ramadhan,  Nuzulul Quran dan Idul Fitri 1439 H Kita Tingkatkan Keimanan dan Ketaqwaan sebagai Landasan Moral Pelaksanaan Tugas TNI, Pangdam mengatakan tarling yang dikoordinir BAI ini merupakan wahana yang tepat untuk bersilaturahmi guna memperkokoh rasa kekeluargaan dan kebersamaan.

“Rasa kekeluargaan dan kebersamaan di antara kita memang diperlukan untuk meraih keberhasilan tugas yang dibebankan kepada kita untuk kepentingan bangsa dan negara yang kita cintai ini,” ujarnya. (is)

10

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan