Tempati Bahu Jalan, PKL Anjamoro dan Madukoro Ditertibkan

SEMARANG (Asatu.id) – Sebanyak 24 lapak pedagang kaki lima (PKL) yang menempati bahu jalan di sepanjang tepi Jalan Anjasmoro dan Madukoro, dibongkar oleh Satpol PP Kota Semarang, Senin (4/6).

Operasi penertiban PKL di dua tempat itu, menurut Kepala Satpol PP Kota Semarang, Endro PM, dilakukan setelah melalui sosialisasi dan peringatan yang dilakukan Satpol PP dan pihak Kecamatan Semarang Barat.

“Pihak Kecamatan Semarang Barat  telah memberikan sosialisasi agar tidak berjualan di bahu jalan. Kami juga sudah memperingatkan. Namun hingga batas waktu yang ditentukan yaitu pada Minggu (3/6) kemarin, para PKL tetap masih berjualan. Kami harus menertibkan,” tegas Endro.

Satpol PP menerjunkan puluhan personel dan satu unit alat berat berupa crane untuk menertibkan PKL yang menempati bahu jalan tersebut. Selama ini mereka menggelar berbagai usaha seperti makanan, cuci motor, tukang kunci, bengkel dan lain-lain.

Petugas menyita beberapa barang milik PKL. Endro menuturkan, para PKL yang ingin mendapatkan barangnya kembali bisa mengurus ke kantor Satpol PP dengan membawa bukti yang bisa dipertanggungjawabkan. (is)

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *