Proses Sertifikasi Halal MUI Terbuka dan Bisa Diakses

SEMARANG (Asatu.id) –  Proses sertifikasi halal yang dilakukan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Tengah sudah sangat terbuka dan dapat diakses setiap saat.

Langkah itu secara langsung meminimalisasi adanya kecurigaan atau ‘kongkalikong’ pada prosesnya seperti yang dikhawatirkan banyak kalangan.

“Dengan cara itu kalau misalnya ada temen agak nakal, bisa segera terpantau dan diambil langkah,” kata Direktur Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetik (LPPOM) MUI Jateng, Ahmad Rofiq.

Kerja sama dengan pemerintah daerah, lanjut Rofiq, juga sudah dilakukan pihak MUI, utamanya dalam fasilitasi sertifikasi halal terhadap produk UKM di Jateng.

Bahkan, tambah Rofik, pihaknya belum lama ini juga menandatangani kerja sama dengan sejumlah kementerian. MUI berharap ke depan jumlah sertifikasi yang diberikan kepada UKM akan terus meningkat.

“LPPOM MUI Jateng sejauh ini sudah mengeluarkan sertifikat halal sekitar 1.000 UKM, itu freechash, biaya ditanggung Pemprov Jateng melalui Dinas Koperasi dan UKM. Bahkan beberapa hari lalu saya juga teken kerjasama dengan sejumlah kementerian,” jelas Ahmad Rofiq. (is)

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *