Layani Pemudik, Dinkes Jateng Sediakan 225 Pos Kesehatan

SEMARANG (Asatu.id) – Sebanyak 225 pos kesehatan akan disediakan Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Tengah selama pelaksanaan arus mudik dan arus balik 2018. Pos-pos tersebut akan disebar di sejumlah wilayah Jateng dan dapat dimanfaatkan masyarakat pada saat perjalanan mudik atau balik.

Kepala Dinas Kesehatan Jateng, Yulianto Prabowo mengatakan untuk keperluan penyediaan pos kesehatan itu, pihaknya sudah melakukan Rapat Koordinasi Kesiapan Bidang Kesehatan Tingkat Pusat dan Daerah Menghadapi Idul Fitri 1439 H/2018 di Semarang, beberapa waktu lalu.

“Jumlah pos kesehatan di Jateng ada 195, kemudian ada tambahan 30 titik, sehingga total jumlahnya ada 225 pos,” kata Yulianto.

Yulianto menambahkan, selain pos kesehatan, fasilitas pelayanan kesehatan seperti puskesmas dan rumah sakit juga akan dioptimalkan. Tercatat ada 154 puskesmas dan 136 rumah sakit milik pemerintah maupun swasta di Jateng.

Sementara untuk pelaksanaannya, lanjut Yulianto, pihaknya akan melibatkan anggota dari Palang Merah Indonesia (PMI) dan Pramuka. Dan secara prinsip, pos kesehatan ini terintegrasi dengan pos kepolisian dan Dinas Perhubungan.

“Masing-masing pos tersebut akan difungsikan selama 24 jam penuh dan terbagi ke dalam tiga shift. Setiap shift terdapat minimal empat tenaga kesehatan terdiri dari dokter, perawat dan tenaga non kesehatan,” tuturnya.

Sementara menyinggung titik rawan kemacetan lalu-lintas, menurut Yulianto, pihaknya memperkirakan hal tersebut akan terjadi di antaranya di tol Krapyak Semarang, ruas tol Pemalang-Batang, gardu tol Tembalang dan Tingkir Salatiga karena exit-nya sempit dan panjang. (is)

 

 

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *