Operasional Terminal Baru Bandara Ahmad Yani Diundur agar Persiapan Lebih Matang

SEMARANG (Asatu.id) – Kepala Satuan Kerja Proyek Pengembangan Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang Toni Alam mengatakan, terkait mundurnya pengoperasian secara fungsional Terminal Baru Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang dari 2 Juni menjadi 6 Juni 2018.

“Mundurnya tanggal pengoperasian ini agar persiapannya lebih matang,” ungkapnya.

Toni menjelaskan pihaknya juga telah melakukan upaya memenuhi rekomendasi-rekomendasi yang diberikan oleh tim verifikasi dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan.

“Rekomendasi yang kami terima dari berbagai aspek, dari sisi operasional yakni marka-marka jalan yang harus dilengkapi, penyelesaian ‘flow’-nya seperti apa,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi mengatakan pengoperasian secara fungsional Terminal Baru Bandara Internasional Ahmad Yani setelai Lebaran akan dilengkapi beberapa fasilitas bandara baru yang belum selesai.

“Usai lebaran, bandara tetap akan digunakan sambil kita lengkapi fasilitas-fasilitas bandara baru yang belum selesai, area-area komersial yang ada di bandara, dan area parkir agar seusai kapasitas yakni 2 ribu kendaraan,” katanya.

Setelah selesai dibangun, lanjut dia, Terminal Baru Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang akan mampu menampung sebanyak 7 juta penumpang per tahun, sedangkan kapasitas terminal lama hanya 800 ribu penumpang per tahun.

Perlu diketahui bahwa proyek pengembangan Bandara Internasional Ahmad Yani terdiri dari lima paket yakni Paket 1 pekerjaan lahan dan jalan akses sudah selesai 100 persen, Paket 2 pekerjaan apron dan “taxiway” juga sudah 100 persen, Paket 3 pekerjaan pembangunan terminal akan selesai November 2018, sedangkan Paket 4, yakni bangunan penunjang dan lansekap, serta Paket 5 pekerjaan “water management” akan selesai pada 2019. (is)

 

 

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *