Sambangi Ponpes, Kominfo Dorong Para Santri Lebih Kritis di Era Digital

SEMARANG (Asatu.id) – Kementrian Komunikasi dan Informatika dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke-110 Dinas serta memanfaatkan momen Ramadan gelar bakti sosial dan pengobatan gratis di Pondok Pesantren Qosim Al-Hadi Mijen, Kota Semarang.

Sadjan Sekertartis Dirjen Informasi dan Komunimasi Publik (IKP) menuturkan pondok pesantren merupakan pusat pengembangan pendidikan berazaz agama, oleh karena itu harus didukung dari segi kesehatan serta pengetahuan di era digital.

“Agama menjadi nilai dasar dari segi pengetahuan dalam era digital yang ada sekarang para santri juga harus mampu mengikuti perkembangan zaman terutama teknologi agar tidak tertinggal di era milenial ini,” ujar Sadjan kepada Asatu.id, Senin (28/5).

Dalam kegiatan Safari Ramadan ini kominfo memberikan pengobatan gratis untuk para santri dan warga sekitar, seperti tes gula darah, pemeriksaan gigi gratis dan poli umum.

“Bakti sosial tahun ini dilakukan di empat kota besar seperti Semarang, Surabaya, Solo dan Yogyakarta sebelumnya tiga tahun lalu hanya diadakan di satu kota saja,” papar Sadjan.

Ia berharap dengan diadakan bakti sosial dan pengobatan gratis serta pengenalan tekonologi di era digital dapat mendorong para santri untuk mampu lebih kritis lagi belajar di era digitalisasi ini. (is)

 

 

23

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan