Hendi : Junjung Tinggi Sikap Toleransi Sesama Agama

SEMARANG (Asatu.id) – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan terkait aksi teror bom yang terjadi di wilayah Indonesia seperti di Surabaya adalah bentuk upaya ingin memecah belah persatuan Bangsa Indonesia.

“Kita harus tetap menjunjung tinggi sikap toleransi sesama agama lain dan saling menghargai serta menghormati kepada kawan-kawan yang tinggal di seluruh Indonesia.”katanya usai melaksanakan shalat tarawih dilanjutkan shalat witir berjamaah bersama Muspida di Masjid Al Ikhlas Kecamatan Gayamsari, Semarang, Sabtu (26/5).

Hendi menambahkan bahwa teroris tidak ada hubungannya dengan agama, yang namanya teroris adalah sekelompok orang yang kemudian mencoba mengadu beberapa kelompok agama, kepentingan dan etnis di bangsa kita ini supaya negaranya porak poranda.

“Beberapa negara hancur karena ulah teroris seperti Uni Soviet, Syuriah, Irak dan Afganistan. Meskipun dengan begitu jangan berkecil hati, karena menurut beberapa pengamat negara Indonesia termasuk 5 negara besar di dunia yang tumbuh berkembang dengan baik.”jelasnya.

Hendi menuturkan bahwa hal ini akan terjadi apabila Indonesia memenuhi 2 syarat yaitu pertumbuhan ekonomi berjalan baik minimal 5 % dan stabilitas politik, ekonomi dan sosial budaya yang terus berjalan.

“Dan syukur alhamdulillah dari tahun ke tahun negara Indonesia pertumbuhan ekonominya selalu di atas 5% dan apabila selalu bersatu Insya Allah akan menuju kemakmuran sebuah negara di tahun 2020” katanya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *