Urip Optimis Pariwisata Jateng Tak Terpengaruh Freatik Merapi

SEMARANG (asatu.id) – Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Jateng Urip Sihabudin mengatakan letusan freatik Gunung Merapi yang beberapa kali terjadi sejak letusan Jumat (11/5) lalu diklaim tidak mempengaruhi pariwisata Jawa Tengah.
“Fenomena hujan abu vulkanik ini kita lihat tidak membuat pariwisata di wilayahnya terimbas secara signifikan. Karena jumlah turis masih sama. Dalam artian memang tidak tinggi seperti biasanya karena ini juga lagi musim bulan puasa,” ujarnya, Kamis (24/5).
Urip menambahkan, turis mancanegara masih sering terlihat berkunjung ke obyek wisata di Jateng seperti di cagar budaya Candi Borobudur. “Perbedaan jumlah kunjungan baru terlihat saat masuk puncak libur lebaran nanti. Itu pun kalau masih terjadi erupsi yang menyebabkan hujan abu vulkanik, harapannya tidak terjadi ya,” imbuhnya.
Terkait perayaan hari raya umat Budha, Waisak yang diselenggarakan di Candi Borobudur yang menarik banyak wisman, Urip optimis pelaksanaan yakin acara dapat berlangsung sebagaimana mestinya.
Meski detail pelaksanaan bukan pada pihak kami, tapi kami optimis  acara dapat berlangsung sebagaimana mestinya. Kami sudah terlibat semenjak pengambilan Api Mrapen. Acara itu setahu saya tetap dilaksanakan dan tidak ada kendala,” tukasnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *