Sepekan Ramadan, Harga Bawang Merangkak Naik

SEMARANG (Asatu.id) Kementerian Perdagangan (Kemendag) telah mengeluarkan Permendag Nomor 58 Tahun 2018 tentang Penetapan Harga Acuan Pembelian di Petani dan Harga Acuan Penjualan di Konsumen untuk menekan naiknya harga pangan.

Namun pada kenyataannya memasuki bulan Ramadan sejumlah kebutuhan pangan masih alami kenaikan harga di beberapa pasar tradisional Kota Semarang. Dari pantaun Asatu.id harga bawang merah dan bawang putih naik Rp 2.000ri per kilogramnya.

Sudarsih, salah seorang pedagang di Pasar Karangayu, menuturkan harga bawang naik semenjak masuki bulan Ramadan.

“Memasuki bulan puasa, harga bawang merah naik Rp 2 ribu biasanya jual bawag merah Rp 33 ribu per kilonya sekarang saya bisa jual sampai Rp 35 ribu,” ujar Sudarsih, Kamis (24/5).

Meskipun beberapa waktu lalu Kemendag telah melakukan sidak di Pasar Karangayu dan juga memastikan harga bahan pangan akan turun, namun sampai saat masih ada beberapa harga yang naik.

“Saya belum berani menurunkan harga bawang, karena dari petani juga masih mahal. Kalau mau ambil banyak juga takut rugi jika nanti tiba-tiba harga turun,” ujar Sudarsih.

Naiknya harga bawang di pasaran diduga karena mininmya stok yang ada dari petan. Dia berharap agar harga kembali stabil sehingga tidak merugikan penjual dan konsumen. (is)

21

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan