Harga Telur Masih Tinggi di Pasar Tradisional

SEMARANG(Asatu.id) – memasuki hari keenam di bulan Ramadhan, harga telur ayam masih mengalami kenaikan di beberapa pasar Kota Semarang. Dari pantauan asatu.id di Pasar Peterongan dan Pasar Jatingaleh. harga telur berada di kisaran Rp 26 – 27 ribu per kilogram, dimana sebelumnya harga telur hanya Rp 20 ribu per kilogram.

Kuswadi salah seorang pedagang telur di Pasar Jatingaleh menuturkan harga telur mahal sejak dua minggu terakhir dan belum mengalami penurunan harga.

“Sudah dua minggu harga telur naik, saya jual dengan harga Rp 26 perkilo, sampai saat ini belum berani menurunkan harga soalnya dari peternak juga masih mahal ambilnya,” ujar Kuswadi kepada Asatu.id, Rabu (23/5).

Ia mengungkapkan bahwa beberapa pekan terakhir harga telur dari peternakan tergolong cukup mahal, hal tersebut terjadi karena peternakan alami kerugian.

“Karena harga dari peternak mahal saya juga jual dengan harga tinggi, dan juga saya tidak berani ambil telur terlalu banyak. Nantinya takut rugi kalau mendadak harga telur turun,” jelas Kuswadi.

Ia berharap harga telur kembali normal dan stabil, seperti bahan pangan pokok lainnya yang harganya tidak alami kenaikan. Sehingga ia bisa menjual tanpa ada rasa was-was jika harga telur mendadak turun.

30

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan