Maaf Ya, Selama Ramadan Sunan Kuning Tutup Total

SEMARANG (Asatu.id) – Kompleks Resosialisasi dan Rehabilitasi Argorejo atau Sunan Kuning (SK) di Kelurahan Kalibanteng Kulon, Semarang Barat tutup total selama bulan Ramadan. Hal itu dilakukan sebagai salah satu bentuk dan itikat baik pengurus resos menghormati bulan suci umat muslim.

Kepala Resos, Suwandi, yang ditemui usai salat tarawih di Masjid Al Hidayah kompleks setempat mengatakan, penutupan resos setiap bulan Ramadan dilakukan tidak hanya kali ini saja, tetapi sudah menjadi kebiasaan setiap tahunnya.

“Sudah sejak bertahun-tahun lalu setiap Ramadan tutup. Tidak ada aktivitas prostitusi di sini. Saya bersikap tegas, siapa yang ketahuan melanggar langsung saya usir. Saya dan pengurus melalukan pantauan setiap saat, bahkan tiap malam kami patroli di setiap gang,” kata Suwandi.

Resos Argorejo saat ini dihuni 486 pekerja seks komersial (PSK) di bawah naungan 177 mucikari. Pada bulan Ramadan seperti sekarang ini banyak yang pulang kampung. Suasana kompleks pun terlihat sepi.

“Kalau pun masih ada aktivitas di sini biasanya dari mereka anak-anak pemandu karaoke. Kami masih memberi toleransi usaha karaoke boleh buka dari jam sembilan malam sampai jam satu dirihari. Di luar itu kami larang. Tetapi untuk praktik prostitusi kami larang secara total,” tegas Suwandi.

Sebagai pemberitahuan sekaligus peringatan bagi para tamu, di depan gerbang utama komplek dipasang tulisan “Tutup Total”. Meski begitu terkadang masih ada lelaki hidung belang yang mencoba masuk dan curi-curi kesempatan.

“Tapi risikonya kalau ketahuan yang kami beri tindakan, terutama pada anak-anak penghuni. Karena penutupan ini sudah melalui musyawarah dan kesepakatan bersama,” tambah Suwandi. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *