2018, Bank Indonesia Prediksi Penukaran Naik 14%

SEMARANG (Asatu.id) – Bank Indonesia Jawa Tengah memperkirakan penukaran uang di Kota Semarang jelang Hari Raya Idul Fitri 2018 meningkat 14% dibandingkan tahun lalu, sedangkan di Jawa Tengah, diperkirakan akan terjadi peningkatan penukaran uang hingga 40%.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah, Hamid Ponco Wibowo mengatakan jika di tahun 2017 pihaknya menyediakan Rp. 8,6 triliun, di tahun ini, Bank Indonesia menyediakan Rp 9,2 triliun untuk kebutuhan Kota Semarang.

“Tahun ini, kita sediakan Rp. 23,2 triliun untuk kebutuhan Jawa Tengah, yakni Semarang, Tegal, Solo, dan Purwokerto. Untuk Kota Semarang, 9,2 triliun. Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat jelang lebaran,” ujar Hamid, Senin (21/5).

Pihaknya telah bekerja sama dengan 58 bank di wilayah Jawa Tengah untuk memfasilitasi penukaran uang jelang Lebaran 2018. Selain itu, Bank Indonesia juga akan membuka kios penukaran uang di beberapa rest area di Jawa Tengah pada tanggal 5 – 7 Juni 2018, sebab pihaknya memprediksi pada periode tersebut pemudik mulai masuk ke Jawa Tengah.

“Pada program penukaran uang jelang lebaran ini, pihaknya menyediakan penukaran uang pada seluruh pecahan, dengan jumlah terbanyak pada nominal Rp 5.000, Rp 10.000, dan Rp 20.000,” imbuh Hamid.

Terkait kesiapan ketersediaan penukaran uang di Pulau Karimunjawa, Hamid menuturkan pihaknya bergantung pada ombak pada perairan Karimunjawa. “Kami sudah bekerja sama dengan sejumlah bank di daerah tersebut,” tandasnya. (is)
 

 

27

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan