Kurangi Kemacetan, BRT Trans Semarang Tambah Koridor VII

SEMARANG (Asatu.id) – Koridor VII BRT Trans Semarang telah diresmikan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi di Halaman Balai Kota Semarang, Selasa (15/5).

Koridor VII beroperasi dimulai dari Terminal Terboyo, Kaligawe, Woltermonginsidi, Jalan Soekarno-Hatta (Arteri), Lapak Sementara Pasar Johar, Jalan Pattimura, Kota Lama, Jalan Pemuda, Tugu Muda, Imam Bonjol, dan kembali ke Terminal Terboyo Semarang.

Wali Kota yang akrab disapa Hendi berharap beroperasinya koridor baru BRT Transsemarang itu bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh masyarakat agar kemacetan lalu-lintas berkurang.

“Ini merupakan salah satu cara mengurangi kemacetan lalu lintas di Kota Semarang. Masyarakat dipaksa tidak menggunakan kendaraan pribadi. Caranya ya dengan menyediakan akses transportasi yang murah dan nyaman,” katanya.

Hendi menambahkan akses transportasi massal juga harus mampu menjangkau kebutuhan masyarakat yang tinggal di seluruh wilayah, mulai timur, barat, utara, dan selatan.

Selain itu, disela-sela rute, transportasi massal itu juga akan menjangkau Relokasi Pasar yang terletak di kawasan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT).

“Pemerintah Kota Semarang telah menepati janjinya kepada para pedagang karena sekarang sudah ada angkutan umum yang menjangkau kawasan MAJT, mudah-mudahan para pedagang dilancarkan rezekinya dan masyarakat mudah untuk mengaksesnya,” pungkasnya. (is)

 

 

19

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan