Impor Jateng Naik 21,78 Persen

SEMARANG (Asatu.id) – Impor Jawa Tengah di bulan April 2018 tercatat naik sebesar 21,78 persen USD 230,72 juta dibandingkan impor bulan Maret 2018 (USD 1.059,23 juta), yakni sebesar USD 1.289 juta.

Kepala Bidang Stastistik dan Bidang Distribusi, Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah, Sri Herawati mengatakan peningkatan impor bulan April 2018 disebabkan naiknya nilai impor komoditas non migas 65,80 persen dibanding Maret 2018.

“Sedangkan komoditas migas jateng April 2018 mengalami penurunan sebesar 23,06 persen dibanding Maret 2018,” ujarnya, di kantor Badan Pusat Statistik (BPS) Jateng, Selasa (15/5).

Pada periode Januari-April 2018, lanjut Sri, nilai komoditas produk mineral memberi peran terbesar terhadap total impor Jateng yang mencapai USD 1753,32 juta. Kelompok konoditas lain yang berpengaruh terhadap impor jateng periode Januari-April 2018 adalah tekstil, barang tekstil, mesin dan pesawat mekanik.

“Negara pemasok impor terbesar selama periode Januari-April 2018 adalah Tiongkok, Arab Saudi, dan Amerika Serikat,” tukasnya. (is)

 

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *