April 2018, Ekspor Jateng Turun 1,7 Persen

SEMARANG (Asatu.id) – Ekspor Jawa Tengah pada April 2018 mengalami penurunan 1,70 persen dibandingkan pada Maret 2018. Penurunan nilai ekspor April 2018 karena turunnya ekspor komoditas nonmigas dan migas.

Kepala Bidang Stastistik dan Bidang Distribusi, Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah, Sri Herawati mengatakan nilai ekspor Jateng bulan April 2018 mencapai USD 561,83 juta.

“Sedangkan di bulan Maret 2018 nilai ekspor Jateng mencatatkan nilai USD 571, 54 juta,” ujarnya, di kantor BPS Jateng, Selass (15/5).

Terkait penurunan ekspor, Sri menerangkan bahwa terdapat penurunan ekspor dalam komoditas non migas Jateng sebesar 1,23 persen, yakni USD 544,42 juta di bulan Maret 2018 menjadi USD 537,75 juta.

“Begitu pula di sektor migas mengalami penurunan sebesar 10,63 persen. Dari USD 26,94 juta (Maret 2018) menjadi USD 24,07 juta (April 2018). Secara year on year April tahun lalu, nilai ekspor jateng mengalami peningkatan 24,04 persen atau USD 108,90 juta,” imbuhnya.

Dirinya menambahkan, terkait komoditas, selama periode Januari – April 2018 tiga kelompok komoditas yang mempunyai nilai ekspor tertinggi adalah tekstil dan barang tekstil, kayu serta macam macam barang tekstil. (is)

12

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan