Kecamatan Tugu Siap Ramaikan Dugderan 2018

(Rahardian Bagus/asatu.id)

SEMARANG (Asatu.id) – Kecamatan Tugu siap ikut serta memeriahkan tradisi Dugderan dalam menyambut bulan suci Ramadhan. Dua kendaraan hias akan tampil dalam pawai Dugderan yang akan diselenggrakan Selasa (15/5) siang.

Kendaraan hias tersebut berbentuk kapal dan loko kereta api dimana di atas salah satu kendaraan tersebut ditumpangi Warak Ngedhog yang merupakan simbol hewan ciri khas dari tradisi Dugderan.

Camat Tugu Anton Siswartono mengatakan, warga Kecamatan Tugu akan menggunakan busana  baju koko dan ditambahkan kebaya. Selain itu nanti ada juga drumblek dengan angklung untuk iringan musik dalam prosesi Dugderan tersebut.

“Selain itu akan banyak hiasan pada pawai dari Kecamatan Tugu,” katanya menjelaskan kepada Asatu.id, Senin (14/5).

Menurut panitia prosesi Dugderan Kecamatan Tugu Sartono Kusno Utomo, kemungkinan akan ada 90 sampai 100 warga dan perangkat dari Kecamatan Tugu yang ikut berpartisipasi dalam prosesi Dugderan tersebut.

Mereka akan membawa sekitar 50 manggar yang dipegang oleh warga untuk penambah hiasan dalam proses Dugderan besok dan juga Warak yang lebih besar dari pada tahun lalu.

“Rencananya besok rombongan dari Kecamatan Tugu pada jam 10.00 WIB akan tiba di balai kota untuk kemudian dilanjutkan prosesi Dugderan yang dimulai pada pukul 12.30 WIB dengan rute dari halaman balai kota – Jalan Pemuda – Masjid Agung Kauman – Jalan Jolotundo, dan berakhir di Masjid Agung Jawa Tengah,” katanya. (Mag/Rahardian Bagus)

50

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan