Masdiana: Tahun Ini Tidak Terbangkan Lampion di Festival BKB

SEMARANG (Asatu.id) – Gelaran Semarang Introducing Market memang sengaja dibarengkan dengan event Festival Banjir Kanal Barat (BKB). Tujuannya untuk menambah semarak helatan festival tersebut, sehingga akan menggaet pengunjung lebih banyak lagi.

Kepala Disbudpar Kota Semarang Masdiana Safitri mengatakan, Festival BKB akan dilaksanakan pada Jumat hingga Minggu (11-12/5). Tahun ini lokasi event tersebut sedikit ada perubahan, yang biasanya dilakukan di Salaman Mloyo, kini akan digelar di Kawasan Kokrosono.

“Dengan lokasi yang baru ini kita bisa memaksimalkan untuk lomba perahu hias supaya bisa berjalan lancar dari hulu hingga hilir, jadi ga macet-macet lagi seperti tahun-tahun lalu,” ujarnya.

Masdiana menjelaskan, untuk peserta lomba perahu hias pada tahun ini ada peningkatan menjadi 36 peserta yang tahun lalu hanya 20 peserta. Selain itu untuk kegiatan menerbangkan lampion pada tahun ini tidak akan adakan karena alasan keamanan penerbangan di Bandara Ahmad Yani Semarang.

“Nantinya, kami akan ganti kegiatan itu dengan atraksi lampion-lampion di sungai, jadi water latern itu kita gelar selama dua malam,” pungkasnya.

Jadi, lanjut dia, pada tahun ini memang ada beberapa perubahan yang dikemas lebih menarik sehingga pengunjung dapat merasakan nuansa yang berbeda.

“Pada gelaran Festival Banjir Kanal Barat ini, selain menyuguhkan Semarang Introducing Market, Lomba Perahu Hias dan Lampion di air, kami juga menggelar pertunjukan wayang kulit semalam suntuk dengan Dalang Ki Anom dengan Lakon Parikesit Lahir,” jelasnya. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *