Tingkat Inflasi Jelang Ramadan dan Lebaran Capai 1 Persen

SEMARANG (Asatu.id) – Tingkat inflasi di Jawa Tengah menjelang Bulan Suci Ramadan dan Lebaran diprediksi mencapai 1 persen. Hal tersebut diungkapkan oleh ekonom yang sekaligus Dosen Fakultas Ekonomi Unissula, Agoes Sobari.

“Inflasi bulanan atau jangka pendek kurang dari 1 persen, berkisar antara 0,75 hingha 0,8 persen. Dengan asumsi kenaikan harga pangan tidak terlalu besar,” ucapnya kepada Asatu.id, Selasa (8/5).

Ia menambahkan, jika inflasi dapat dipengaruhi oleh kenaikan harga pangan yang tergolong cukup tinggi.

“Inflasi itu kan dipengaruhi oleh oleh beberapa komponen, salah satunya komuditas pangan yang mempengaruhi tingkat inflasi sebesar 35%. Jadi, jika dilihat pengaruhnya tergolong cukup tinggi,” tambahnya.

Di sisi lain, lanjutnya, untuk mengurangi tingkat inflasi diperlukan pengawasan distribusi barang dari hulu hingga hilir.

“Pengendalian inflasi itu dilakukan setidaknya lima hingga enam bulan sebelum Ramadhan dengan kordinasi lintas institusi dan lembaga untuk menjaga ketersediaan bahan pangan,” tandasnya. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *