Wali Kota Hendi: PDAM Tirta Moedal Harus Responsif

SEMARANG (Asatu.id) – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengharapkan jajaran PDAM Tirta Moedal Kota Semarang agar lebih responsif untuk menangani permasalahan yang sedang terjadi.

“Kita tahu saat ini debit air berkurang, karena instalasi Kedung Ombo menuju Kudu sedang diperbaiki pemerintah pusat untuk meningkatkan suplai air menjadi 1.800 liter per detik, dan seharusnya kita sudah mengantisipasi ini dari awal,” ujar Hendi kepada beberapa jajaran PDAM.

“Dan kita tahu bahwa proses perbaikan itu baru selesai pada tahun 2019, jadi harus ada alternatif upaya yang dilakukan, seperti mengambil pasokan dari Dombo,” pungkasnya.

Di tempat yang sama, Direktur Utama PDAM Tirta Moedal Kota Semarang, M.Farchan mengatakan, selain mengupayakan pasokan air dari Dombo, PDAM juga sedang melakukan pengerukan sedimen yang dapat menghambat pasokan air ke Kudu.

“Jadi sesuai arahan pak Wali tadi, akan ada dua upaya kami. Yang pertama memompa aliran air dari Dombo dengan kapasitas pompa 300 liter per detik, serta melakukan pengerukan sedimen di saluran air baku Kudu untuk memperepat air sampai ke intake,” jelasnya. (is)

23

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan