Pemprov Jateng Terus Garap Potensi Kelautan dan Perikanan

SEMARANG (Asatu.id) – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus menggarap sektor kelautan dan perikanan untuk berkembang menjadi sektor penopang perekonomian masyarakat Jawa Tengah.
Sekda Jateng Sri Puryono mengatakan, Jawa Tengah memiliki potensi kelautan dan perikanan yang luar biasa. Untuk itu, potensi tersebut harus bisa digarap dengan baik yang tujuannya menyejahterakan rakyat Jawa Tengah.
Lebih lanjut, Sekda menerangkan, Jawa Tengah mempunyai 33 buah pulau-pulau kecil, yang tersebar di Laut Jawa sebanyak 32, serta satu pulau di Samudera Hindia, yaitu Pulau Nusakambangan.
“Jateng juga punya 331 desa pesisir di Pantai Utara dan 95 desa pesisir di Pantai Selatan. Jateng mempumyai nelayan sebanyak 172.214 orang, petanam garam 15.445 orang, dan UMKM pengolah hasil perikanan 8.761 unit,” ujarnya, Senin (7/5).
Dia menambahkan, saat ini pemprov telah melakukan beberapa langkah dalam menggarap potensi kelautan dan perikanan, seperti kartu BBM untuk nelayan, pemberian bantuan alat tangkap ikan, pendampingan koperasi nelayan, UMKM, pembudidaya perikanan, bantuan bibit ikan hingga pembangunan TPI.
“Pemprov juga akan berupaya membangun pabrik garam modern dan berkualitas untuk peningkatkan kesejahteraan petani garam. Dan sebagai upaya untuk mengurangi ketergantungan terhadap garam impor,” imbuhnya.
Keindahan sumber daya laut dan pesisir Jateng, lanjutnya, juga bisa sebagai sektor tersendiri yang bisa sebagai kawasan wisata yang meningkatan kesejahteraan untuk masyarakat Jateng.
“Pemprov terus memberikan daya dukungan terhadap sektor pariwisata ini. Seperti pembangunan pelabuhan, pemenuhan kebutuhan listrik, penyediaan angkutan kapal sebagai sarana transportasi wisatawan. Yang terpenting juga adalah terus melakukan promosi wisata,” ucapnya.
23

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *