Pedagang Bantaran Sungai BKT Siap Pindah Usai Lebaran

SEMARANG (Asatu.id) – Dinas Perdagangan Kota Semarang menunda pembongkaran bangunan dan permukiman liar yang berada di bantaran Sungai Banjir Kanal Timur (BKT) di beberapa wilayah kelurahan.

Kesepakatan itu diambil atas permintaan para pedagang yang ingin tetap berdagang dan bermukim pada bulan puasa dan Lebaran. Setelah itu mereka siap untuk dipindah.

“Semata-mata ini pertimbangan sosial. Tapi setelah Lebaran mereka menyatakan siap pindah,” kata Kepala Dinas Perdagangan, Fajar Purwoto, Senin (7/5).

Jumat (4/5) dan Sabtu (5/5) lalu pembongkaran dilakukan di Kelurahan Bugangan dan Mlatiharjo, Kecamatan Semarang Timur. Hanya saja, pembongkaran tidak dilakukan seluruhnya. Para pedagang meminta waktu dan bersedia pindah usai Lebaran mendatang. Pihak Dinas Perdagangan memenuhi permintaan pedagang.

“Kalau Ramadan dan Lebaran kan kebutuhan sangat banyak. Sehingga kami minta waktu agar berjualan dulu sampai Lebaran,” kata Juwari, salah satu pedagang.

Setelah Lebaran, lanjutnya, ia bersama para pedagang lain akan memindahkan sendiri barang-barang dagangan ke lokasi pasar yang sudah disiapkan Dinas Perdagangan.

“Kami mendukung program pemerintah dan siap pindah setelah Lebaran. Bahkan kami juga bersedia membangun sendiri kios yang akan dipakai berjualan,” janjinya. (is)

 

14

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan