Unnes Gandeng BNN Jateng Sosialisasikan Bahaya Narkoba

SEMARANG (Asatu.id) – Siswa SMA Negeri 12 Semarang mengikuti sosialiasi penanggulangan kenakalan remaja dan penggunaan narkotika yang di gagas oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Fiat Justicia Unnes bersama Badan Narkotika Nasional (BNN), Sabtu (5/5).

Ginung Yudianto, staf bagian pencegahan dan pemberdayaan masyarakat BNN Jateng menuturkan Indonesia darurat narkoba bukanlah slogan semata. Fakta menunjukan, selain pengguna sudah mencapai 5 juta orang, juga menyasar semua kalangan masyarakat.

“Kini, tidak ada masyarakat yang bebas dari narkoba, dari aparat keamanan, birokrat hingga pelajar sekolah.rentannya kalangan remaja terjerat kasus penyalahgunaan dan penggunaan narkotika perlu menjadi perhatian khusus tidak hanya orangtua, pihak sekolah ataupun pemerintah,” ujar Ginung usai menjadi pembicara sosialisasi.

Dalam konteks pencegahan, pelajar sekolah masuk kategori target primer. Mereka adalah kelompok yang bersih dari anasir buruk narkoba. Pelajar membutuhkan informasi seimbang antara bahaya dan penanganan narkoba.

“oleh karena itu perlunya pengenalan dan juga dampak apa saja jika menggunakan narkoba, seperti maraknya penggunaan shabu dan obat-obatan terlarang dijual bebas akan berdampak negatif bagi para penggunanya,”Imbuh Ginung.

Ginung menambahkan dari tahun ketahun pengguna narkotika dari kalangan pelajar terus meningkat, Ia berharap melalui sosialisasi ini mampu mengedukasi pelajar serta meminimalisir pengguna narkotika dari tingkat pelajar.

115

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan