DPRD Jateng : Kemampuan Berbahasa Jadi Filter Masuknya TKA

SEMARANG (Asatu.id) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Tengah menegaskan, bahwa Tenaga Kerja Asing (TKA) wajib menguasai Bahasa Indonesia.

Anggota Komisi E DPRD Jateng, Yudi Indras Wiendarto mengatakan, dengan diterapkannya kewajiban berbahasa Indonesia bagi TKA bisa menjadi filter yang dinilai efektif untuk masuknya TKA ke dalam negeri.

“Kewajiban berbahasa Indonesia juga sebagai media mempermudah transfer teknologi pada tenaga kerja asli Indonesia,” ujarnya, Sabtu (5/5).

Menurutnya, kewajiban TKA menggunakan Bahasa Indonesia, menurutnya sesuai aturan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bahasa dan Lambang Negara.

Sebelumnya, Kepala (Disnakertrans) Jateng, Wika Bintang menerangkan, Tenaga Kerja Asing (TKA) harus menguasai Bahasa Indonesia sebagai syarat memperpanjang masa Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing (IMTA).

“TKA diwajibkan melampirkan sertifikat Bahasa Indonesia saat mengurus Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing (IMTA) baru maupun perpanjangan,” tukasnya.

 

25

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan