Unissula Ajarkan Kesehatan Reproduksi kepada Siswa SMP

SEMARANG (Asatu.id) Dosen Kebidanan Fakultas Kedokteran dan Fakultas Agama Islam Unissula mengadakan pengabdian masyarakat di SMP Islam Nudia dan SMP Kesatrian 2 Semarang.

Dosen Fakultas Agama Islam sekaligus Ketua Tim,  Noveri Aisyaroh, mengatakan kegiatan ini  bertema kesehatan reproduksi remaja melalui peer educator dengan metode tasawuf.

“Tujuan pengabdian masyarakat untuk meningkatkan kesehatan reproduksi remaja secara utuh yaitu sehat tidak semata-mata secara fisik bebas dari penyakit atau kecacatan tetapi juga sehat secara mental serta sosial kultural,” ujar Noveri, Jumat (4/5).

Hal itu dilatarbelakangi fenomena masa remaja merupakan periode transisi dari masa anak menuju ke dewasa. Masa ini ditandai dengan percepatan perkembangan fisik tubuh, mental, emosional, psikososial, kognitif, dan perilaku.

“Remaja seringkali dianggap sebagai periode kehidupan yang paling sehat. Namun, sebenarnya remaja perlu mendapat perhatian serius karena mereka berisiko mengalami bukan saja berbagai masalah kesehatan, remaja juga sering bermasalah dengan perilaku berisiko karena kurangnya pengalaman dan pengetahuan, sehingga mereka masih perlu dibimbing oleh orang tua,” imbuhnya

Sekolah adalah lembaga pendidikan formal yang memiliki pengaruh kuat terhadap perkembangan remaja, ada banyak hal yang bisa dilakukan di sekolah untuk memulai perbaikan remaja.

“Kegiatan PKM ini meningkatkan pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi remaja, berperilaku hidup bersih dan sehat, pemeriksaan Hb bagi siswa putri, pembentukan peer educatorserta mengoptimalkan Unit Kesehatan Sekolah (UKS) dengan metode tasawuf, yaitu pendekatan yang menekankan pada dimensi esoteris ajaran Islam yang bertujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah sampai mendapatkan posisi yang sedekat-dekatnya,” pungkas Noveri. (is)

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *