Jalur Kereta Daop 4 Semarang, 12 Titik Berpotensi Longsor

SEMARANG (Asatu.id) – Jelang arus mudik dan arus balik Lebaran tahun 2018, PT KAI Daop Semarang terus meningkatkan keamanan pada jalur kereta. Tercatat, ada sekitar 12 titik yang menjadi pantauan potensi banjir dan longsor.

Salah satu titik yang menjadi pantauan siaga adalah di wilayah antara Stasiun Plabuan – Stasiun Kuripan. Guna mengantisipasi hal tersebut, pihak PT KAI Daop 4 Semarang telah melaksanakan perbaikan dan penguatan pendukung pondasi tubuh badan rel, serta akan menambah tenaga pemeriksa jalur rel (PPJ/Petugas Penilik Jalur Rel ekstra) sebanyak 97 petugas.

Manager Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Suprapto kepada Asatu.id mengatakan untuk mengantisipasi kejadian alam ini, pihak PT KAI Daop 4 Semarang telah menyiapkan management resiko yaitu AMUS, Kamis (3/5).

“AMUS terdiri dari alat, material, untuk siaga. Di mana kami telah menyiapkan peralatan pemelihara jalur rel, penyediaan karung berisi pasir dan batu, serta para personel yang siap 24 jam,” ucapnya.

Ia menambahkan, untuk titik perlintasan, pihak PT KAI Daop 4 Semarang akan menambah petugas penjaga pelintasan.

“Saat ini, kami siapkan sebanyak 119 petugas untuk menjaga perlintasan kereta. Di mana dalam sehari terbagi dalam 3 shift kerja,” tambahnya.

Dengan kesiapan dari personil, fasilitas pelayanan penumpang yang baik, hingga kehandalan peralatan sarana dan prasarana yang prima merupakan syarat mutlak dalam usaha memberikan layanan terbaik kepada para penumpang selama masa angkutan Lebaran. (is)

16

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan