Beri Nilai 7,5 Pemerintahan Hendi-Ita, Wakil Ketua DPRD Tetap Sampaikan Apresiasi

SEMARANG (Asatu.id) – Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Agung Budi Margono mengakui, pembangunan Kota Semarang beberapa tahun terakhir cukup pesat. Namun Agung juga mengingatkan, Kota Lunpia di usianya yang ke-471 pada tanggal 2 Mei 2018, masih punya sejumlah persoalan yang menjadi pekerjaan rumah untuk segera diselesaikan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi.

Mengamati pemerintahan Hendi, panggilan akrab walikota dan Hevearita Gunaryanti Rahayu sebagai wakil walikota, Agung pun memberikan nilai 7,5 dari pilihan angka 1-10. Angka yang diberikan belum maksimal karena Agung menilai masih banyak persoalan yang harus diselesaikan sebelum masa jabatan walikota dan wakilnya berakhir.

Meski demikian, perlu saya sampaikan apresiasi juga atas kemajuan Kota Semarang dan beberapa program yang mengena di masyarakat. Di antaranya program UHC (Universal Health Coverage) yang menjamin kesehatan masyarakat. Hanya saja, ketersediaan kamar kelas III di RS belum mencukupi,” kata Agung.

Sementara beberapa pekerjaan rumah yang harus segera ditangani, menurut politisi PKS itu, di antaranya masalah banjir yang masih menjadi langganan tiap tahunnya.

Masalah lain adalah soal kemacetan lalu lintas yang juga harus diprioritaskan penanganannya. Sebab jika tidak segera ditangani bisa menjadi bom waktu yang dampaknya bisa membuat Kota Semarang ditinggalkan wisatawan karena tidak nyaman.

“Harapan saya transportasi publik harus ditingkatkan. Layanan BRT (Bus Rapid Transit) diperluas sampai ke kantong-kantong penumpang yaitu kawasan perumahan dan permukiman. Jumlah armada dan jam operasionalnya ditambah. Hal itu sudah pernah kami usulkan,” ujar Agung.

Agung juga mengingatkan beberapa ruas jalan yang kurang penerangan dan bisa memicu munculnya tindak kejahatan.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *