Huwaei Targetkan Penjualan Smartphone 10% di Jateng dan DIY

YOGYAKARTA (Asatu.id) – Huawei menargetkan market share sebesar 10% untuk wilayah Jateng dan DIY sepanjang 2018. Hal tersebut mengingat Jateng dan DIY merupakan pasar potensial dalam penjualan handphone khususnya Smartphone.

Deputy Country manajer Huawei Indonesia Lo Khing Seng mengatakan, penjualan Smartphone di Jateng dan DIY sedang tumbuh pesat. Untuk itu, Huawei mencoba menangkap peluang tersebut.

“Kami melihat Jateng dan DIY merupakan pasar potensial, karena banyaknya generasi milenial. Sehingga kami akan memaksimalkan potensi ini untuk menjual smartphone sebanyak mungkin,” ujar Lo Khing Seng saat peluncuran Huawei Nova 2 Lite, Rabu (2/5).

Dia mengakui secara keseluruhan produk Huawei memang belum begitu dikenal oleh masyarakat luas. Namun pihknya optimistis produk Huawei bisa diterima masyarakat luas. Pasalnya, masyarakat kini lebih memilih kualitas dan kecanggihan teknologi ketimbang merek yang populer.

“Huawei mempunyai kualitas yang bagus serta awet dengan harga yang terjangkau. Hal ini ditambah dengan kerjasama dengan beberapa perusahaan yang berbasis tekhnologi seperti Microsoft dan Google,” imbuh Lo Khing Sen.

Saat ini produk Huawei kurang begitu terkenal untuk itu kami coba meluncurkan beberapa seri smartphone baru agar produk buatan Huawei semkin terkenal diseluruh nusantara.

“Untuk di Pulau Jawa sendiri animo penjualan produk Huawei berada di Jawa Timur, oleh karena itu kami gencar lakukan promo pemasaran di Jateng dan DIY,” pungasnya. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *