Program PKT PUPR Diharapkan Bisa Dirasakan Masyarakat

SEMARANG (Asatu.id) – Pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengalokasikan anggaran Rp 102 miliar untuk program padat karya tunai (PKT) di Jawa Tengah.

Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR, Imam Santoso mengatakan, pemerintah terus menggenjot program padat karya tunai (PKT) di berbagai daerah. Dan untuk Dirjen yang diampunya, mengalokasikan anggaran sebesar Rp 1,2 triliun untuk pelaksanaan program PKT di 5.000 lokasi di tanah air.

“Khusus Temanggung, kami mengalokasikan dana untuk 21 lokasi sebesar Rp 4,5 miliar,” bebernya kepada awak media saat menghadiri acara Pencanangan Kegiatan Padat Karya Bersih Kali Kabupaten Temanggung, Selasa (1/5).

Untuk teknisnya, pelaksanaan program PKT berupa bersih kali di Kecamatan Parakan, Kabupaten Temanggung akan melibatkan 120 pekerja dari warga setempat. Di mana upah harian akan langsung diberikan harapannya bisa langsung dibelanjakan warga.

“Kami berharap, dengan adanya program padat karya tunai ini masyarakat bisa langsung merasakan manfaat dari pengelolaan keuangan kami,” imbuhnya.

Sementara itu, Plt Gubernur Jawa Tengah Heru Sudjatmoko mengapresiasi Kementerian PUPR yang menggenjot program PKT di tanah air. Menurutnya, program tersebut mendorong pemerataan kegiatan dan pendapatan bagi masyarakat yang tinggal di daerah.

“Program tersebut sangat membantu bagi masyarakat yang belum memiliki pekerjaan tetap, sehingga bisa membeli berbagai kebutuhan untuk keseharian. Ini juga bisa sebagai pemerataan ekonomi. Jadi tidak hanya di kota, melainkan juga di desa-desa,” tukasnya. (is)

 

 

 

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *