Jamu Sarana Strategis Datangkan Wisatawan Mancanegara

SEMARANG (Asatu.id) – Jamu merupakan warisan budaya leluhur di Indonesia, terlebih saat ini potensi pasar industri jamu di Indonesia kian  menjanjikan bagi kalangan industri jamu. Hal ini karena beberapa tahun terakhir penggunaan jamu tradisional di Indonesia terus meningkat dibandingkan industri farmasi.

Direktur Eksekutif Dewan Pimpinan Daerah Gabungan Pengusaha Jamu dan Obat Tradisional Indonesia (GP Jamu), Stefanus Handoyo Saputro,
mengatakan masyarakat internasional mengenal jamu sebagai warisan asli Indonesia, sehingga bisa menjadi sarana strategis untuk mendatangkan
wisatawan mancanegara (wisman).

“Jamu juga memiliki potensi yang luar biasa untuk mendukung sector pariwisata, pengunjung pasti akan tertarik dengan produk jamu yang diproduksi di Jawa Tengah,” ujarnya di gelaran diskusi “Njamu Bareng Bersama Disporapar Jateng” bertajuk “Meningkatkan Daya Saing Jamu Tradisional”,  di Grand Arkenso Parview Hotel, Senin (30/4).

Selain itu, lanjut dia, Jawa Tengah merupakan sentra industri jamu, dari sisi ekonomi bisnis, penjualan jamu di Jawa Tengah terus meningkat dari tahun ke tahun.

“Industri jamu tidak hanya harus dikembangkan di pasar tradisional, namun juga hingga internasional, menurutnya ekspor jamu akan menjanjikan salah satunya karena 95 persen bahan baku pembuatan jamu yang berasal dari dalam negeri,” ungkapnya. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *