Denok Kenang Harus Mampu Promosikan Wisata Semarang

SEMARANG (Asatu.id) – Fitria Cahya Ningtyas dan Mei Richo Pratama Putra terpilih menjadi Denok Kenang dalam Grand Final Denok Kenang 2018 yang digelar oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang di Kelimutu Ballroom, Grand Arkenso Park View Hotel Semarang, Sabtu (28/4).

Mereka mengalahkan 24 pasang kontestan Denok Kenang lainnya yang akan mengemban tugas menjadi duta pariwisata dengan mempromosikan wisata di Kota Semarang.

Tidak hanya berparas cantik dan tampan, sebagai seorang Denok Kenang harus mampu mempromosikan pariwisata agar lebih dikenal masyarakat luas. Sehingga banyak wisatawan yang akan berkunjung ke obyek wisata di Semarang.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi yang turut hadir dalam Grand Final tersebut dalam sambutannya mengatakan Denok Kenang yang juara harus mengerti dan paham tentang Kota Semarang. Itu menjadi hal penting agar mereka bisa menjual Semarang dalam sektor pariwisata.

“Denok Kenang ini tidak hanya lomba cantik-cantikan atau ganteng-gantengan, tapi paling tidak mereka bisa membantu Pemerintah Kota Semarang mempromosikan pariwisata,” ujarnya.

Wali Kota yang akrab disapa Hendi tersebut mengungkapkan, pada tahun 2018 ini ada peningkatan dalam jumlah pendaftar Denok Kenang. Tahun 2017 jumlah pendaftarnya ada 193 peserta sedangkan pada tahun 2018 ini meningkat jumlah pendaftarnya menjadi 480 peserta.

“Jadi peningkatan ini saya rasa patut diapresiasi, karena artinya semakin banyak anak muda yang ingin bergabung membantu pemerintah dalam mempromosikan dan menjual Kota Semarang,” ungkapnya.

Untuk itu, lanjut dia, juara Denok Kenang pada tahun ini adalah yang terbaik. Selain, mereka berpenampilan menarik, mereka juga harus mengerti pula tentang wawasan pariwisata dan perda kepariwisataan di Kota Semarang. (is)

19

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan