Suharsono Sarankan Pedagang Pasar Rejomulyo Ikuti Aturan Pemkot

SEMARANG (Asatu.id) – Anggota Komisi C DPRD Kota Semarang, Suharsono, menyarankan para pedagang ikan Pasar Rejomulyo Lama sebaiknya memenuhi aturan yang diterapkan Pemkot Semarang, dengan bersedia pindah ke Pasar Rejomulyo Baru.

“Pasti semua sudah lewat sosialisasi. Kalau semua pedagang harus pindah tentu sudah melalui pertimbangan. Kan pemerintah juga sudah menyediakan tempat yang baru, tinggal kalau kurang sarananya dibicarakan,” kata Suharsono.

Pedagang ikan asin, sayuran, sembako dan warung makan di Pasar Rejomulyo Lama atau Pasar Kobong, sudah lebih satu tahun pindah ke Pasar Rejomulyo Baru. Tinggal pedagang ikan basah yang belum mau dipindah. Padahal pasar lama itu awal bulan Mei akan dibongkar, dan bekas lokasinya akan dijadikan Ruang Terbuka Hijau (RTH).

“Solusinya sekarang mungkin pemerintah mengajak dialog pedagang lagi agar semuanya bisa legowo menempati pasar yang baru. Jika ada fasilitas yang perlu dipenuhi, jika memungkinkan tentu harus diupayakan agar para pedagang berjualan juga nyaman,” tutur Suharsono.

Di sisi lain, lanjut Suharsono, para pedagang juga perlu mengapresiasi upaya pemerintah dalam menata pasar di Kota Semarang dengan mengikuti kesepakatan yang dibuat bersama, termasuk aturan-aturan yang disampaikan pemerintah.

“Sehingga semua pedagang nantinya bisa guyub, bisa berjualan nyaman, tidak ada hal-hal yang menimbulkan pertentangan, apalagi sampai pindah ke luar Semarang. Itu tidak perlu,” ujar politisi PKS itu. (is)

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *