Penghargaan Harus Picu Kinerja Prima

SEMARANG (Asatu.id) – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang kembali ditetapkan sebagai pemerintah daerah dengan kinerja tertinggi di Indonesia 2018 oleh Kementerian Dalam Negeri.

Penghargaan atas prestasi itu diserahkan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo kepada Hendrar Prihadi sebagai Walikota Semarang di Jakarta, Rabu (25/4).

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kota Semarang, Jolo Santoso, menyampaikan apresiasi atas penghargaan itu. Tapi dia mengingatkan agar penghargaan itu jangan justru menjadikan pemkot lengah.

“Prestasi dan penghargaan itu jangan sekadar dijadikan kebanggaan, tetapi justru bisa memicu kinerja untuk lebih baik lagi, lebih prima dan nantinya siap mempertahankan prestasi itu,” tutur Joko kepada Asatu.id, Kamis (26/4).

Polikus Partai Gerindra itu menambahkan, baik secara pribadi sebagai warga Kota Semarang dan sebagai wakil rakyat, dirinya bangga atas penghargaan Kemendagri itu.

Tetapi, lanjut Joko, sebenarnya masih banyak tanggung jawab pemkot yang harus ditingkatkan kinerjanya lagi. Misalnya soal pelayanan publik, birokrasi yang masih berbelit-belit, pelayanan perizinan yang belum satu atap atau satu pintu.

“Masih banyak harapan sekaligus keluhan warga soal pelayanan. Misalnya adanya pungutan di instansi. Pemkot harus tetap komitmen soal pemberantasannya. Sehingga prestasi yang didapat pun nantinya akan benar-benar sesuai kinerjanya,” ujar Joko. (is)

 

 

 

 

 

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *