Pemkot Semarang Mulai Canangkan Program Rehabilitasi RTLH 2018

Rumah Budi Sutrisno yang mendapat bantuan rehabilitasi RTLH (riska/asatu.id)

SEMARANG (Asatu.id) – Salah satu rumah tak layak huni (RTLH) milik Budi Sutrisno (41) yang bertempat di Jalan Penjaringan No. 66 RT.2 RW 1, Kemijen, Semarang Timur kondisinya sangat memprihatinkan.

Pasalnya, menurut Budi, tinggi rumahnya hanya sekitar dua setengah meter, sedangkan pintu masuk hanya setinggi sekitar satu meter kira-kira setinggi pusar rata-rata orang dewasa Indonesia.

Budi mengatakan setiap masuk dan beraktivitas di dalam rumah, posisi badannya harus berjongkok. Alasnya hanya berupa tanah dan bebatuan.

Selain itu, sering ditemuinya air yang masuk ke dalam rumah, lantaran rob atau air hujan. Air hujan dapat menetes masuk rumah lantaran rumah tersebut tidak terpasang atap atau langit-langit.

Ketua RT setempat Agung Supriyadi juga mengatakan bahwa ia merasa prihatin atas kondisi rumah Budi tersebut. Sedangkan, menurut Lurah Kemijen Dwi Wiyana, masih ada 102 rumah yang terbilang tak layak huni di kelurahan itu. Hal itu kemudian dilihat oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi (Hendi) bersama jajarannya mencanangkan Launching Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni 2018 Kota Semarang di Balai Kelurahan Kemijen, hari ini, Jumat (27/4).

Secara simbolis, peletakkan batu dan pengadukan semen dilakukan Hendi di depan rumah Budi. Menurutnya, masih banyak rumah tak layak huni yang berada di Kota Semarang yang mana membuatnya prihatin.

“Kami punya program lewat APBD dan juga CSR, pada tahun 2018 ini ada 1062 yang kami bedah atau istilahnya runah tak layak huni yang kami perbaiki,” tuturnya.

Menurut data dari Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Disperkim) Kota Semarang, terdapat sekitar 10.000 warga yang kondisi rumahnya terbilang tak layak huni.

Melihat hal itu, Hendi mengatakan akan terus meningkatkan program tersebut hingga tuntas pada 2020 mendatang.

“Kami akan terus tingkatkan, tahun depan akan kami selesaikan sekitar 3000 rumah, begitu pula sisanya di tahun berikutnya. Rencana kami, semua rumah akan tuntas diperbaiki pada 2020 mendatang,” pungkasnya.

29

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan