Angka Kemiskinan di Kota Semarang Capai 4,6 Persen

SEMARANG (Asatu.id) – Pemerintah Kota Semarang terus berusaha untuk terus mengurangi tingkat kemiskinan. Tercatat, tingkat kemiskinan di Kota Semarang mencapai angka 4,6 persen dari total penduduk Semarang sebanyak 1,6 juta jiwa.

Pernyataan tersebut diungkapkan oleh Walikota Semarang, Hendrar Prihadi saat melakukan audiensi dengan finalis Denok Kenang di Gedung Balaikota Semarang, Selasa (24/4). Menurutnya, terdapat sekitar 70.000 hingga 80.000 jiwa warga Semarang yang tergolong miskin.

“Ada ribuan warga Semarang yang untuk makan sehari-hari bingung. Untuk itu, banyak program dari Pemerintah Semarang untuk mengentaskan kemiskinan, salah satunya dengan program ‘Lapor Hendi’,” ucapnya.

Ia menambahkan, dengan program tersebut, laporan dari warga yang disertai dokumentasi akan segera ditindaklanjuti oleh pemerintah.

“Jika menemukan warga yang susah bentulkan rumahnya yang reot atau warga yang untuk makan sehari-hari bingung, segera foto dan adukan ke saya melalui surat aduan atau Whatsapps untuk segera ditindaklanjuti,” tandasnya. (is)

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *